Menguatkan Peran Kader BKB dalam Mewujudkan Generasi Sehat, Aman, dan Berkualitas

Pemerintah Desa Desa Taro kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan layak bagi tumbuh kembang anak melalui kegiatan Sosialisasi Pendukung Desa Ramah Anak Tahun 2026 yang dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kader Bina Keluarga Balita (BKB) se-Desa Taro.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, dr. I Wayan Putu Parwata, yang memberikan pemaparan secara mendalam terkait pentingnya perlindungan anak, pola pengasuhan yang sehat, serta peran keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Sebanyak 75 kader BKB dari seluruh wilayah Desa Taro hadir mengikuti kegiatan sosialisasi dengan penuh antusias. Kehadiran para kader ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan anak berbasis desa.

Dalam pemaparannya, dr. I Wayan Putu Parwata menekankan bahwa konsep Desa Ramah Anak bukan hanya sekadar program administratif, melainkan sebuah gerakan bersama yang menempatkan anak sebagai prioritas utama dalam pembangunan desa. Menurut beliau, anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman dari kekerasan, mendapatkan akses kesehatan yang baik, pendidikan yang layak, serta perhatian penuh dari keluarga dan lingkungan sosialnya.


Beliau juga menjelaskan bahwa kader BKB memiliki peran strategis sebagai ujung tombak edukasi masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai pola asuh positif, pemenuhan gizi seimbang, pencegahan stunting, kesehatan mental anak, hingga pentingnya pengawasan penggunaan teknologi digital pada anak usia dini.

Selain memberikan materi edukatif, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar kader dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini terhadap permasalahan tumbuh kembang anak serta langkah-langkah preventif untuk menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung perkembangan anak secara fisik maupun emosional.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Taro berharap seluruh kader BKB mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat serta mampu mengedukasi keluarga-keluarga di wilayah masing-masing agar semakin memahami pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Program Desa Ramah Anak sendiri merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan desa yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada masa depan generasi muda. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, Desa Taro diharapkan dapat menjadi contoh desa yang tidak hanya maju dalam pembangunan, tetapi juga unggul dalam perlindungan dan pembinaan anak sejak usia dini.

Semangat kolaborasi yang tercermin dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa membangun masa depan anak bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama demi terciptanya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa mendatang.