Taro, 5 Mei 2026 – Pemerintah Desa Taro terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur pedesaan sebagai upaya mendukung sektor pertanian, khususnya pada wilayah lahan kering. Salah satu kegiatan yang saat ini tengah berlangsung adalah pembangunan rabat beton jalan usaha tani pada Subak Abian Swanpadonjali, Banjar Dinas Taro Kaja.

Pembangunan ini merupakan bagian dari program prioritas desa yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas menuju lahan perkebunan masyarakat. Sebelumnya, kondisi jalan yang masih berupa tanah seringkali menyulitkan mobilitas petani, terutama saat musim hujan karena licin dan sulit dilalui.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga 5 Mei 2026 progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar agar tetap terjaga dan berkelanjutan.

Dengan adanya pembangunan rabat beton ini, diharapkan akses menuju lahan pertanian dan perkebunan menjadi lebih lancar, aman, dan efisien. Hal ini tentunya akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas petani, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil panen maupun mobilisasi sarana produksi.

Subak Abian Swanpadonjali sebagai bagian dari sistem pengelolaan lahan kering masyarakat Bali memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan aktivitas ekonomi berbasis pertanian. Berbeda dengan subak sawah yang berfokus pada pengelolaan irigasi, Subak Abian lebih menitikberatkan pada pengelolaan kebun dan tegalan, seperti tanaman perkebunan dan hortikultura.

Pembangunan infrastruktur ini juga sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang berlandaskan konsep Tri Hita Karana, yaitu menjaga harmonisasi antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan lingkungan. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga tetap memperhatikan keseimbangan dan keberlanjutan.

Dalam keterangannya, Kasi Kesejahteraan Desa Taro, I Wayan Gede Ardika, SE, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah desa terhadap kebutuhan petani di wilayah Taro Kaja.

“Pembangunan rabat beton ini kami harapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi petani dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Selain itu, ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Desa Taro berharap, dengan selesainya pembangunan rabat beton di Subak Abian Swanpadonjali ini nantinya, akan tercipta akses pertanian yang lebih baik, mendukung aktivitas masyarakat secara optimal, serta menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan pembangunan desa yang merata.

Progres pembangunan rabat beton jalan usaha tani Subak Abian Swanpadonjali, Banjar Dinas Taro Kaja, Desa Taro yang telah mencapai sekitar 30 persen per 5 Mei 2026.