TARO, GIANYAR — Kebakaran terjadi pada Senin malam, 14 September 2026, sekitar pukul 21.00 WITA, di sebuah bangunan yang berada di kawasan Sangaji, Banjar Taro Kelod, Desa Taro, Gianyar. Peristiwa tersebut menghanguskan satu bangunan, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Bangunan yang terdampak kebakaran berdiri di atas lahan milik Komang Alit Arnata, yang akrab dipanggil Mang Gablig, warga asal Bonjaka, Sebatu. Sementara bangunan tersebut diketahui ditempati oleh Juri Bonjaka.

Api Diduga Bermula dari Dapur

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, api diduga bermula dari bagian dapur. Kobaran api yang pada awalnya tidak disadari kemudian membesar dan menyambar kayu bakar yang berada di dekat sumber api.

Material yang mudah terbakar tersebut membuat api dengan cepat membesar hingga akhirnya melalap satu bangunan.

Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Payangan Kabupaten Gianyar segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Penanganan turut melibatkan aparat kepolisian, Babinsa Taro, Bhabinkamtibmas (Bimas) Taro, serta petugas PLN.

Babinsa Taro dan Bimas Taro hadir langsung di lokasi bersama petugas gabungan untuk membantu pengamanan, pemantauan, serta memastikan proses penanganan berlangsung dengan aman. Petugas PLN juga melakukan penanganan terkait aspek kelistrikan di sekitar lokasi.

Api Berhasil Dipadamkan

Berkat respons cepat petugas, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Setelah api terkendali, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pemeriksaan di sekitar bangunan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

Akibat kebakaran tersebut, satu bangunan mengalami kerusakan dan sejumlah barang di dalamnya turut terbakar.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lokasi, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta. Selain kerusakan bangunan dan barang-barang yang terbakar, terdapat informasi bahwa uang tunai yang disebut merupakan hasil penjualan sapi dan disimpan di dalam bangunan tersebut turut terbakar.

Nilai kerugian tersebut masih merupakan perkiraan sementara dan belum menjadi hasil pendataan resmi. Jumlah kerugian secara keseluruhan masih dapat berubah setelah dilakukan pendataan lebih lanjut.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dalam peristiwa kebakaran ini, tidak terdapat korban jiwa. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas gabungan tetap melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, khususnya di area dapur dan tempat penyimpanan material mudah terbakar. Keberadaan kayu bakar di sekitar sumber api dapat mempercepat penjalaran api dan membuat kebakaran berkembang dalam waktu singkat.

Saat berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan dan pendataan di lokasi kejadian.

Penyebab pasti kebakaran serta nilai kerugian secara keseluruhan masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut dari pihak terkait.