Loading...
 
 
read-more

TARO PEDULI DAN BERBAGI KEMBALI MENYALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK MASYARAKAT YANG SANGAT MEMBUTUHKAN


Taro – Minggu 26 April 2020, Komunitas Sosial Kemanusiaan Taro Berbagi dan Peduli sebuah komunitas sosial yang dibentuk tanggal 17 april 2020 dimana awalnya tergerak karena adanya beberapa warga masyarakat khususnya masyarakat taro kaja yang masih tercecer dan tidak tersentuh bantuan sembako dari pemerintah. Komunitas ini berlandaskan ketulusan dan keikhlasan atas dasar kepekaan dan kepedulian sosial. Awalnya komunitas ini berjumlah 8 orang dan hingga berita ini diturunkan sudah terus bertambah dan setiap hari kian bertambah. Hal itu terindikasi dari banyaknya dukungan dari para relawan dan donatur berupa dengan ikut bergabung baik dana, tenaga, materi, moril dan sarana yang bermanfaat untuk orang-orang sekitar kita yang sangat membutuhkan disaat-saat seperti sekarang ini, terkhususnya yang terdampak pandemi Covid-19 atau Corona Virus Disease.



Dan hari ini adalah agenda kedua komunitas ini menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang benar-benar butuh uluran tangan kita dan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 sehingga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan primer mereka sehari-hari mengingat tuntutan hidup dan keseharian mereka untuk tetap bertahan hidup.




Seiring informasi dan pergerakan komunitas ini, maka semakin banyak donatur yang menyalurkan bantuannya ke komunitas ini, baik itu bantuan dana cash ataupun transfer, masker dan tas kantong yang ramah lingkungan. Bahkan masyarakat taro kaja yang berada di luar negeri tergugah hati untuk ikut berdonasi menyalurkan bantuannya ke komunitas ini. Hingga hari ini total bantuan dana sudah ada sejumlah 5.628.300 rupiah dan sudah disalurkan ke orang-orang yang tepat dan benar-benar membutuhkan sejumlah total 2.555.000 rupiah, sehingga komunitas ini saat ini masih memiliki sisa saldo dompet taro peduli sejumlah 3.073.300 rupiah.  Dan ada juga donasi berupa masker sebanyak 125 masker dan sudah disalurkan kepada masyarakat dan didistribusikan pada saat penyaluran sembako oleh komunitas ini.



“ Kami akan tetap bergerak dan menggalang donasi. Komunitas ini sebagai wadah kami orang-orang yang memiliki pemahaman dan tujuan yang sama yakni peduli dan berbagi kepada orang-orang dan atau sesama kita yang benar-benar membutuhkan. Bantuan bisa berupa donasi dana, tenaga, pikiran, moril dan apapun yang bermanfaat untuk meringankan beban sesama kita yang membutuhkan. Komunitas kami ini terbebas dari unsur sara dan politik. Visi mulia kemanusiaan adalah pondasi penyatuan kami dalam komunitas ini. Kedepannya kami akan melebarkan sayap sehingga mampu menjangkau sedesa taro. Disamping itu juga kami punya rencana kedepannya dengan Program Taro Beasiswa Peduli yaitu kita akan menanggung dan memfasilitasi bilamana ada masyarakat taro yang tidak bisa sekolah dan atau mengalami kesulitan dalam biaya sekolah. Terpenting dari semua ini adalah kami tetap menyelipkan sebuah edukasi dan pesan moril kepada seluruh masyarakat bahwa kepedulian kita terhadap sesama dengan cara saling berbagi adalah salah satu bentuk kita sebagai manusia yang sesungguhnya. “, demikian pemaparan I Made Suparsa yang lebih akrab di panggil congnik sesaat ketika sedang menyiapkan logistik sembako untuk disalurkan oleh komunitas taro peduli dan berbagi hari ini.



Menurut salah satu anggota komunitas ini yang lebih akrab dipanggil Man Pink menjelaskan bahwa hari ini komunitas ini menyasar enam lokasi, dimana 5 diantaranya adalah masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dan belum tersentuh bantuan sembako dari pemerintah dan satunya lagi adalah keluarga yang benar-benar terdampak oleh pandemi Covid-19 atau Corona Virus Disease ini.