
Pembangunan Rabat Beton Jalan Pertanian Subak Swanpadonjali Banjar Taro Kaja Mulai Tahap Pelaksanaan Tahun Anggaran 2026
Pemerintah Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, mulai merealisasikan kegiatan pembangunan infrastruktur desa berupa rabat beton jalan pertanian yang berlokasi di Subak Swanpadonjali, Banjar Taro Kaja. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 yang difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pendukung sektor pertanian.
Kegiatan ini telah direncanakan melalui dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026 dan ditetapkan dalam Peraturan Desa (Perdes) tentang APBDes. Pelaksanaannya mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015, Permendagri Nomor 114 Tahun 2014, serta Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Berdasarkan dokumen Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan rincian teknis pada dokumen perencanaan (TOS), kegiatan ini berjudul “Pembangunan Rabat Beton Jalan Pertanian Subak Swanpadonjali Banjar Taro Kaja” dengan total pagu anggaran sebesar Rp576.215.750 (lima ratus tujuh puluh enam juta dua ratus lima belas ribu tujuh ratus lima puluh rupiah).
Kegiatan ini direncanakan memiliki waktu pelaksanaan selama 150 (seratus lima puluh) hari kalender, terhitung mulai tanggal 7 Juli 2026 sampai dengan 4 November 2026, sesuai dengan time schedule pelaksanaan pekerjaan.
Secara teknis, pekerjaan ini mencakup pembangunan rabat beton jalan pertanian dengan total panjang mencapai 1.357 meter, yang dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis konstruksi, meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah/dasar, pekerjaan pengecoran beton, serta pekerjaan pendukung lainnya sesuai standar yang berlaku. Seluruh pelaksanaan mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Time Schedule of Work (TOS) sebagai pedoman teknis dan waktu pelaksanaan di lapangan.
Memasuki tahap awal pelaksanaan, progres fisik kegiatan saat ini masih berada pada 0% (nol persen). Namun demikian, kegiatan telah memasuki fase mobilisasi dan persiapan, yang ditandai dengan telah didatangkannya material utama proyek ke lokasi pekerjaan, antara lain semen, pasir, batu kerikil (sirtu), papan, serta kayu-kayu sebagai penunjang pekerjaan konstruksi. Selain itu, penyiapan lokasi dan pengaturan teknis awal oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) juga telah mulai dilakukan.
Sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian kegiatan, pada hari ini telah dilaksanakan pemantauan langsung ke lokasi proyek oleh Kasi Kesejahteraan Desa Taro, I Wayan Gede Ardika, SE, bersama Sekretaris Desa Taro, I Made Rupa, SH, yang didampingi oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) serta Babinsa Desa Taro, I Gede Brana.
“Pembangunan rabat beton jalan pertanian ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Desa Taro dalam mendukung kelancaran akses pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di wilayah Subak Swanpadonjali,” ujar I Wayan Gede Ardika saat melakukan pemantauan di lokasi kegiatan.
“Saat ini kegiatan masih pada tahap awal dengan progres 0 persen, namun material utama seperti semen, pasir, dan batu kerikil sudah tersedia di lokasi. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis maupun administrasi,” tambah I Made Rupa.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut serta mengawasi jalannya pembangunan agar dapat terlaksana secara transparan, tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat maksimal,” tegasnya.
Pelaksanaan kegiatan ini mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif, serta diawasi secara berjenjang oleh pemerintah desa, BPD, serta unsur terkait lainnya. Setiap tahapan kegiatan dilaksanakan berdasarkan dokumen perencanaan dan penganggaran yang sah, serta dilaporkan sesuai mekanisme pertanggungjawaban keuangan desa.
Pembangunan rabat beton jalan pertanian ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas petani menuju lahan garapan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Subak Swanpadonjali.
Dengan dimulainya tahap awal ini, Pemerintah Desa Taro optimis bahwa kegiatan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan memberikan hasil pembangunan yang berkualitas serta berkelanjutan.
Penulis : Dueg Creative

.jpg)


